Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10710 (021) 384-0915 yaysatyabhakti@santaursulajakarta.sch.id

Dongeng dan Manfaatnya bagi Anak-anak

Sumber: freepik.com

Salam kasih anak-anak Serviam dan para orangtua!! Masih ingat dengan cerita Santa Angela Merici yang mengidolakan Santa Ursula dan meniru tingkah lakunya? Ayah Santa Angela Merici, Giovanni Merici suka menceritakan kisah-kisah hebat para santo dan santa kepada anak-anaknya. Ketika sang ayah mulai bercerita, anak-anaknya akan diam mendengarkan dan berimajinasi dengan cerita tersebut. Kemudian, timbullah rasa kagum yang membuat Santa Angela kecil mulai meniru tingkah laku idolanya, yaitu Santa Ursula.

Bercerita tentang dongeng, kamu tahu kan dongeng adalah cerita turun temurun dari nenek moyang kita yang mengandung nilai-nilai kebaikan, diceritakan secara kreatif sehingga yang mendengar cerita akan menangkap nilai-nilai yang terkandung sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari berbagai sumber, banyak manfaat yang bisa kamu peroleh dari membaca dongeng, diantaranya:

1. Mengajarkan nilai moral

Menyajikan dongeng yang mengandung nilai-nilai moral yang baik akan membawa pengaruh terhadap perilaku anak-anak. Moral dijadikan pedoman bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya.

Seperti dongeng ‘Malin Kundang’ mengajarkan bahwa anak harus menyayangi orangtua dan tidak melupakan jasa orangtua. Cerita Kancil yang cerdik juga mengajarkan anak-anak dalam mengatasi masalah.

2. Mengembangkan daya imajinasi

Imajinasi membantu anak dalam berpikir kreatif. Dongeng yang disampaikan dengan menarik akan membantu anak-anak mendalami alur cerita dengan imajinasi mereka. Sehingga cerita yang disampaikan tertanam dalam pikiran dan perasaan anak-anak.

Cerita yang sudah tertanam dalam pikiran dan perasaan anak-anak akan membantu mereka dalam interaksi sosial dan dalam menyelesaikan masalah secara kreatif.

3. Menambah wawasan

Tarigan (1995) menyampaikan manfaat sastra diantaranya adalah perkembangan bahasa dan perkembangan kognitif. Semakin banyak cerita yang didengar ataupun dibaca maka anak-anak akan mengenal kata-kata baru, tempat-tempat baru, tokoh-tokoh, nama-nama binatang, dan lain-lain.

4. Sarana komunikasi anak dan orangtua

Kegiatan mendongeng bisa dijadikan agenda berkumpul antara orangtua dan anak setelah menjalani aktivitas masing-masing. Saat mendongeng, anak-anak akan merasa diperhatikan oleh orangtua melalui kata-kata, ekspresi, sentuhan dan sebagainya. Perilaku ini akan menciptakan kedekatan antara anak dan orangtua yang membantu tumbuh kembang anak-anak secara fisik dan psikis.

5. Mengembangkan minat baca anak

Semakin sering mendengarkan dongeng maka secara tidak langsung orangtua memperkenalkan buku kepada anak-anak, sehingga menarik minat anak-anak dalam membaca buku.

Menurut penelitian UNESCO, indeks membaca di Indonesia hanya 0,001, artinya hanya seorang dari 1000 yang biasa melakukan aktivitas membaca pada masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan membaca dongeng diharapkan akan meningkatkan minat baca pada anak-anak.

Pemerintah Indonesia mensosialisasikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti siswa agar memiliki budaya membaca dan menulis. Gerakan ini melibatkan guru, siswa, orangtua dan masyarakat.

Sekian sharing manfaat mengenai dongeng. Semoga ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca. Selamat hari dongeng sedunia!!

SERVIAM!!!

 

Sumber :